PENGORBANAN DI BALIK SENYUMAN
Maria Estiana Nino
Di balik senyum, ada lelah yang kau
sembunyikan.
Di balik tawa, ada sepi yang tak
ingin diketahui orang lain
Kau tak pernah bilang bahwa kau
sakit.
Kau tak pernah bilang bahwa kau
takut
Semua itu hanya karena kau ingin
terlihat baik-baik saja
Ayah,
Maafkan aku yang jarang bertanya
Apakah ayah sudah makan?
Apakah ayah lelah?
Aku terlalu sibuk dengan duniaku
Sampai lupa bahwa duniamu adalah
kami
Jika nanti kau lelah, ceritakanlah
kepadaku
Mungkin aku tak akan mampu
menghilangkan lelah itu
Tetapi aku akan berusaha
Untuk selalu melihatmu bahagia
Tanpa harus menutupi lelah dan luka
itu dengan senyuman
Sekarang,
Giliranku menjaga senyummu
Terima kasih atas semua hal
Yang tak pernah kau ucapkan
Tetapi selalu kau lakukan
Satu pesan yang tak akan pernah
kulupakan:
Sayangi saudara-saudaramu
Karena tidak ada kasih sayang yang
lebih tulus
Daripada ikatan persaudaraan
Tidak ada yang lebih kental
daripada darah
Kalau bukan kamu,
Siapa lagi yang akan menyayangi dan
menuntun mereka?
Ayah,
Sekarang aku mengerti
Arti perjuangan tanpa pamrih
Dan rela berkorban tanpa
mengharapkan imbalan
My father is the greatest man in
the world