S E L E S A I

S  E  L  E  S  A  I(Fitri Mau)Untuk orang Yang selalu membuatku tersen...

SANDIWARA HIDUP

SANDIWARA HIDUP(Maria Fitriana Mau)Bukankah hidup ini hanya sandiwara?Di mana kita semua menjadi pem...

K E M B A L I

K  E  M  B  A  L  I(Marius Teme)Tulisan demi tulisan, kisah terukirSej...

SAHABAT SEJATI TAK TERPISAHKAN

SAHABAT SEJATI TAK PERPISAHKAN(Rini Messah)     Mentari pagi menyinari waja...

RASA YANG BERFRASA?

RASA YANG BER-FRASA?(Onna Kobo)Menjelma sebuah rasa yang terbiasa begitu sajaYah,  biasan itu h...

TERIMA KASIH UNTUK PRESIDEN JOKOWI

TERIMA KASIH UNTUK PRESIDEN JOKOWI(20 Oktober 2024)Di tengah hiruk pikuk negeriLangkahmu tegas, penu...

18, TERIMA KASIH

18, TERIMA KASIHDi tengah jalan yang penuh cahayaDelapan belas tahun, langkah terjagaImamat suci, pa...

S Y U K U R

S   Y   U   K   U   R(18/10/06-24: XVIII)Dalam hen...

JEJAK DI UJUNG JALAN

JEJAK DI UJUNG JALAN(NN)    Di sebuah desa kecil yang terletak di kaki gunung, h...

MUARA HATI YANG KERONTANG

MUARA HATI YANG KERONTANG(Sr. Monic, PRR)Ketika kudengar ketukan-Mu di pintu hatiku Kukira Engk...

KAMPUSKU

K A M P U S K U(Reynha Catiem Laka)Kampusku indah Penuh pesona di setiap langkah Gedungnya...

MENGAGUMI

M E N G A G U M I(Ansila A.Y. Lalian)Terkadang dalam diamTerdapat kekaguman tak terungkapAda situasi...