Wednesday, 28 October 2026 kolkita79@gmail.com
TERKINI
ROSARIO DAN KATEKESE SATUKAN UMAT SANTA THERESA

ROSARIO DAN KATEKESE SATUKAN UMAT SANTA THERESA

KOLKITA-SUARAN, Puluhan umat Lingkungan Santa Theresa, Stasi Bunda Hati Kudus Suaran, mengikuti doa Rosario dan katekese pastoral pada Selasa (27/10/2026), pukul 19.00 WITA. Kegiatan dalam rangka Bulan Rosario ini bertujuan memperdalam iman sekaligus mempererat persaudaraan antarumat.

    Kegiatan dipimpin Agustinus Tarano Sasi, mahasiswa praktikan Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Santo Petrus Keuskupan Atambua yang sedang melaksanakan praktik pastoral dan pendidikan agama Katolik di Stasi Bunda Hati Kudus Suaran serta SMP Negeri 6 Sambaliung.

    Doa Rosario diawali dengan nyanyian Maria, dilanjutkan pendarasan Rosario dan penyampaian intensi doa. Anak-anak dan Orang Muda Katolik (OMK) turut mengambil bagian sebagai pemimpin doa, petugas lagu, dan pembawa intensi.

    Usai Rosario, umat mengikuti katekese dan diskusi mengenai liturgi, tata cara peribadatan, serta pelayanan pastoral sehari-hari.

    Ketua Lingkungan Santa Theresa, Emerensiana Fatima Rambung, mengapresiasi keterlibatan umat dalam doa Rosario yang dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah.

    Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan sarana memelihara iman dan memperkuat persaudaraan. Ia juga berharap kehadiran mahasiswa praktikan dapat menginspirasi anak-anak dan kaum muda untuk menjadi katekis atau guru agama Katolik.

    Sementara itu, Agustinus Tarano Sasi mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui keterlibatannya dalam kehidupan umat.

    “Keterbukaan dan antusiasme umat di sini menunjukkan betapa hidupnya iman Gereja di tingkat lingkungan,” ungkapnya.

    Tokoh umat Hendrikus Kia Tapun menilai perpaduan Rosario dan katekese membantu keluarga memperdalam pemahaman liturgi sekaligus menjaga kerukunan di tengah kesibukan pekerjaan sehari-hari.

    Apresiasi serupa disampaikan perwakilan OMK, Rachel Familya Permai. Menurutnya, kesempatan memimpin doa dan mengikuti diskusi membuat kaum muda merasa dihargai serta semakin menyadari tanggung jawab mereka dalam pelayanan Gereja.

    Juanita Mastika Elmina, perwakilan anak-anak, juga mengungkapkan kegembiraannya karena dipercaya membawakan intensi doa dalam Rosario.

    Melalui kegiatan ini, umat Lingkungan Sta. Theresia berupaya menjadikan doa Rosario bukan hanya sebagai tradisi devosional selama bulan Oktober, tetapi juga sebagai ruang pembinaan iman, partisipasi generasi muda dan penguatan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. (ATAS)