JALAN PULANG
=KU=
Suatu hari, engkau akan pergi
Mungkin ke kota
Mungkin ke negeri
Yang bahkan tak mengenal
Bau tanah setelah hujan
Engkau akan belajar
Bahasa-bahasa baru
Mengenal gedung-gedung tinggi
Membaca dunia yang lebih luas
Daripada lembah tempat engkau dilahirkan
Pergilah
Langit memang diciptakan untuk dijelajahi
Tetapi, jangan biarkan
Rumah kehilangan jalan pulang
Karena rumah
Bukan sekadar tempat kita lahir
Rumah adalah
Tempat di mana namamu
Tidak pernah dipanggil sendirian
Di sana,
Ketika seseorang menderita,
Semua pintu terbuka
Ketika seseorang berbahagia,
Semua langkah datang
Ketika seseorang berduka,
Tak ada air mata
Yang dibiarkan jatuh sendirian
Jika suatu hari
Engkau lupa bagaimana menjadi Atoni Pah Meto,
Jangan buka buku
Pulanglah. Duduklah
Di depan rumah adat
Dengarkan angin yang menyentuh atap ilalang
Perhatikan seorang tua
Yang membagi sirih pinang
Lebih dahulu kepada orang lain
Lihatlah seorang anak
Yang belajar mengucapkan "saudara"
Bahkan sebelum ia mengerti arti kepemilikan
Di situlah segala pelajaran dimulai
Jangan takut menjadi besar
Tetapi lebih takutlah
Bila engkau menjadi besar sendirian
Karena pohon yang paling tinggi
Tetap membutuhkan akar yang tak terlihat
Dan manusia
Yang paling jauh berjalan
Tetap membutuhkan sebuah nama
yang memanggilnya untuk pulang
Kelak, orang mungkin tidak mengingat
Apa pekerjaanmu
Mereka mungkin lupa
Berapa banyak yang kau miliki
Tetapi mereka tak akan lupa
Apakah ketika mereka jatuh, engkau datang
Apakah ketika mereka lapar, engkau berbagi
Apakah ketika mereka kehilangan, engkau tinggal
Sebab akhirnya
Hidup bukan tentang
seberapa jauh kita meninggalkan kampung
Melainkan seberapa banyak
Kampung tetap hidup di dalam diri kita
Dan jika suatu hari
Anak-anakmu bertanya, "Di mana rumah kita?"
Jangan tunjuk sebuah bangunan
Tunjukkan cara kita memanggil orang lain
Sebagai saudara
Sebab selama kata itu masih hidup
Atoni Pah Meto tidak akan pernah
Kehilangan jalan untuk pulang
***Suatu malam di awal Agustus, hening kalbu sebagai anak dari tanah kering ini.
(Hai atoen pah meto kai)
Tag
Berita Terkait
Tag
Arsip
Kue Pelangi Menakjubkan Terbaik
Final Piala Dunia 2022
Berita Populer & Terbaru
Jajak Pendapat Online