KOLKITA-Kefamenanu, Mahasiswa Program Magang I Periode 2026-2027 Sekolah Tinggi Pastoral (STP) St. Petrus Keuskupan Atambua terjun langsung melayani umat di sejumlah paroki dan stasi di wilayah Dekenat Kefamenanu sebagai bagian dari pembelajaran lapangan. Melalui pendampingan katekese, pelayanan liturgi, hingga persiapan perayaan sakramen, mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman pastoral secara nyata.
Kegiatan Magang I dilaksanakan di antaranya Paroki Santo Andreas Rasul Tunbaba, Stasi Santa Maria Rosa Mistika Takin dan Paroki Santo Arnoldus Jansen Jak. Setiap lokasi menghadirkan pengalaman pelayanan yang berbeda sekaligus memperkaya keterampilan pastoral mahasiswa.
Di Paroki Santo Andreas Rasul Tunbaba, Rm Pius Nahak, Pr, mempercayakan mahasiswa untuk mendampingi anak-anak dalam pembinaan calon penerima Sakramen Ekaristi (Sambut Baru). Bagi sebagian mahasiswa, tugas ini menjadi pengalaman pertama berinteraksi langsung sebagai pendamping katekese. Meski sempat merasa gugup, mereka mampu menjalankan pelayanan dengan baik dan mendapat apresiasi dari guru agama karena dinilai membantu proses pembinaan.
Salah seorang mahasiswa, Devi Seran mengaku pengalaman tersebut memperkuat rasa percaya dirinya. "Saya belajar bahwa pelayanan bukan hanya soal kemampuan berbicara, tetapi juga kesiapan hati untuk mendampingi dan terus belajar," tuturnya.
Di Stasi Santa Maria Rosa Mistika Takin, mahasiswa Pretty Bano dipercaya memimpin pertemuan pertama Katekese Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) yang diikuti sekitar 30 peserta dari kalangan remaja dan orang muda. Menurutnya, pembekalan selama perkuliahan menjadi bekal penting dalam menyampaikan materi dan membangun komunikasi dengan peserta. Pengalaman ini menunjukkan bahwa kompetensi yang diperoleh di kampus dapat diterapkan secara langsung dalam pelayanan umat.
Sementara itu, mahasiswa yang bertugas di Paroki Santo Arnoldus Jansen Jak membantu persiapan Perayaan Sakramen Krisma atas arahan Romo Flaviano Kuftalan, Pr. Mereka bekerja sama merapikan dan mendekorasi gereja menjelang perayaan yang diikuti 186 calon penerima Sakramen Krisma dan dipimpin oleh Mgr. Dominikus Saku, Pr., Uskup Keuskupan Atambua. Melalui kerja sama dan saling berbagi pengalaman, seluruh persiapan dapat diselesaikan dengan baik.
Frederikus Binsasi, S.Fil., M.Th selalu Ketua Program Magang STP St. Petrus Keuskupan Atambua menegaskan bahwa Magang I merupakan bagian dari pembentukan calon tenaga pastoral yang mengintegrasikan kompetensi akademik, keterampilan pelayanan dan kematangan karakter. Keterlibatan mahasiswa dalam kehidupan menggereja diharapkan semakin mempersiapkan mereka menjadi pelayan Gereja yang profesional, beriman dan responsif terhadap kebutuhan umat.
Bagi STP St. Petrus Keuskupan Atambua, Magang I bukan sekadar pemenuhan kurikulum melainkan ruang pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang membentuk keberanian, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi serta semangat kolaborasi. Pengalaman nyata di tengah umat menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk mengemban pelayanan pastoral di masa depan. (OT)
Tag
Berita Terkait
Mahasiswa STP St. Petrus KA Gelar Katekese APP 2026 di Oelnitep, Umat Antusias Mendalami Iman
KUB St. Yosef Naesleu Laksanakan Ziarah Porta Sancta ke Situs-Situs Bersejarah Keuskupan Atambua
UMAT KATOLIK MEMPERLANCAR PkM LINTAS IMAN DOSEN DAN MAHASISWA DI MASJID AL-FALAH KLETEK-BETUN
DIAWALI DENGAN LITERASI BAHASA INGGRIS, INILAH KESERUAN HARI KEDUA MPLS SMK NEGERI PAISANAUNU
Tag
Arsip
Kue Pelangi Menakjubkan Terbaik
Final Piala Dunia 2022
Berita Populer & Terbaru
Jajak Pendapat Online