• Hari ini: January 21, 2026

Legio Maria Paroki Naesleu Rayakan NATARU di Kapela Oelnitep

21 January, 2026
40

Kefamenanu-Oelnitep, Kapela St. Dominikus Oelnitep menjadi tempat berlangsungnya Perayaan Ekaristi Natal dan Tahun Baru bersama para Legioner Kuria Legio Maria Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu, Jumat (16/01/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 legioner yang tergabung dalam tujuh presidium, sekaligus menjadi momentum penting untuk menyusun Program Kerja Kuria selama satu tahun ke depan.

    Sebelum Perayaan Ekaristi dimulai, para legioner terlebih dahulu mengikuti doa bersama dengan mendaraskan lima peristiwa Rosario. Doa dipimpin secara bergantian oleh lima anggota presidium, masing-masing dengan ungkapan doa yang khas dan reflektif sebagai bentuk persiapan batin sebelum perayaan liturgi.

    Perayaan Ekaristi dimulai pukul 09.30 WITA dan dipimpin oleh Paul Wain, SVD. Dalam kata pembuka, Pater Paul menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh legioner, seraya mendoakan agar kasih Tuhan senantiasa menyertai mereka dalam doa dan karya pelayanan.

    Lebih lanjut dalam homilinya, Pater Paul menegaskan bahwa menjadi anggota Legio Maria berarti dipanggil untuk meneladani sikap Bunda Maria: seorang perempuan sederhana yang dengan penuh iman dan ketaatan menyerahkan diri pada kehendak Allah. Ia mengutip jawaban Maria dalam peristiwa Kabar Sukacita, “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu,” sebagai teladan utama spiritualitas legioner dalam hidup dan pelayanan.


    Perayaan Ekaristi berlangsung dengan khidmat hingga berkat penutup. Sebelum berkat akhir, para legioner bersama-sama mendaraskan Doa Katena dalam bentuk nyanyian yang dipimpin oleh Ketua Kuria. Usai perayaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pater Paul dan Ketua Kuria Paroki St. Yohanes Pemandi Naesleu, Elisabeth Bikolo.

    Dalam sambutannya, Ibu Elisabeth menekankan pentingnya perencanaan program kerja yang fokus dan realistis agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengajak para Pengurus Lingkungan dan KUB untuk mendukung karya Legio Maria dengan mendorong umat lainnya agar bergabung dalam kelompok ini. Menurutnya, kebersamaan dan kesetiaan dalam doa, seperti Doa Katena yang didoakan tanpa terputus, menjadi sumber kekuatan utama dalam pelayanan.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Perancangan Program kerja Kuria Paroki Naesleu untuk tahun 2026, yang dipimpin langsung oleh Pater Paul. Beberapa program yang direncanakan antara lain rekoleksi tahunan (Natal dan Paskah), kunjungan silaturahmi antar presidium, tanggungan koor di Kapela Oelnitep dan Kapela Naen, misa syukur ulang tahun setiap presidium, pengukuhan anggota dua kali setahun (Juni dan November), masa percobaan tiga bulan bagi anggota baru, partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan paroki termasuk misa arwah serta ziarah umum pada bulan September yang dikaitkan dengan Bulan Kitab Suci Nasional melalui kegiatan sharing Kitab Suci.

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Ketua Kuria mengajak seluruh legioner untuk saling mendukung dan meneguhkan satu sama lain agar setiap program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, demi kemuliaan Allah dan pelayanan yang semakin berbuah bagi Gereja. (LEKO)

Tag