KOLKITA-Kefamenanu, Organisasi pencak silat pendidikan Tunggal Hati Seminari–Tunggal Hati Maria (THS-THM) Unit Latihan Khusus (ULK) STP Santo Petrus Keuskupan Atambua menggelar ziarah Bulan Maria di Gua Maria Naijalu’u, Desa Upfaon, Lingkungan Santa Sisilia Aofmolo, Paroki Santo Petrus Manufui, Dekenat Mena, Sabtu–Minggu (23–24/5/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penutupan Novena Pentakosta dan menjadi momentum mempererat persaudaraan antara THS-THM ULK dan Ranting Manufui.
Kegiatan yang
berlangsung selama dua hari satu malam itu disambut baik oleh Koordinator
Ranting Manufui, Yulius Noenbasu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa
bangga atas kunjungan tersebut.
“Saya mewakili
teman-teman Ranting Manufui mengucapkan selamat datang kepada teman-teman dari
ULK yang sudah ziarah dan berkunjung ke Ranting Manufui. Saya merasa senang dan
bangga sekali karena saudara dari ULK mau berkunjung ke paroki kami, khususnya
Gua Maria Naijalu’u,” ujarnya.
Sementara itu,
Koordinator Ranting ULK STP Santo Petrus Keuskupan Atambua, Anabela Lopes De
Castro, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan pihak Ranting
Manufui.
“Saya juga
berterima kasih kepada kakak Koordinator Ranting Manufui dan teman-teman senior
yang sudah menerima kami dengan sangat baik di sini. Saya berharap kegiatan ini
dapat memberi kesan dan pelajaran bagi kita bersama ke depannya sehingga tali
persaudaraan terus terjalin dengan baik,” katanya.
Hari pertama ziarah
diisi dengan doa Rosario, penutupan Novena Pentakosta di Gua Maria Naijalu’u,
serta meditasi bersama. Seluruh anggota THS-THM dari ULK STP Santo Petrus
Keuskupan Atambua maupun Ranting Manufui terlibat dalam kegiatan tersebut.
Pada hari kedua,
peserta mengikuti misa Hari Raya Pentakosta di Gereja Paroki Santo Petrus
Manufui. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan kerja bakti membersihkan area
sekitar gereja dan acara perpisahan bersama anggota THS-THM Ranting Manufui.
Di akhir kegiatan, Yulius Noenbasu kembali menyampaikan pesan persaudaraan kepada anggota THS-THM ULK.
“Pesan saya untuk saudara THS-THM ULK, tetap semangat membangun persaudaraan di ULK dan semangat mengejar cita-cita. Semoga kita bisa berjumpa lagi di lain kesempatan untuk merajut kebersamaan yang lebih erat dan saling belajar lebih dalam tentang iman akan Gereja Katolik. Kesan saya, kegiatan dua hari ini membawa pengalaman luar biasa akan persaudaraan. Kita berbeda bahasa dan suku, namun kita tetap satu, yakni Tunggal Hati Seminari–Tunggal Hati Maria,” ungkapnya. (BL/YN)
Tag
Berita Terkait
Mahasiswa STP St. Petrus KA Gelar Katekese APP 2026 di Oelnitep, Umat Antusias Mendalami Iman
KUB St. Yosef Naesleu Laksanakan Ziarah Porta Sancta ke Situs-Situs Bersejarah Keuskupan Atambua
UMAT KATOLIK MEMPERLANCAR PkM LINTAS IMAN DOSEN DAN MAHASISWA DI MASJID AL-FALAH KLETEK-BETUN
DIAWALI DENGAN LITERASI BAHASA INGGRIS, INILAH KESERUAN HARI KEDUA MPLS SMK NEGERI PAISANAUNU
Tag
Arsip
Kue Pelangi Menakjubkan Terbaik
Final Piala Dunia 2022
Berita Populer & Terbaru
Jajak Pendapat Online