• Hari ini: March 09, 2026

Mahasiswa STP St. Petrus KA Gelar Katekese APP 2026 di Oelnitep, Umat Antusias Mendalami Iman

09 March, 2026
26

KOLKITA-Oelnitep, Mahasiswa STP St. Petrus Keuskupan Atambua melaksanakan kegiatan Katekese Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026 di Lingkungan St. Alexander Oelnitep pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini melibatkan umat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak SD, SMP, SMA hingga umat dewasa yang tersebar di beberapa Komunitas Umat Basis (KUB).

Para mahasiswa tiba di Kapela Oelnitep pada siang hari dan disambut langsung oleh Ketua Lingkungan Yohanes Falo bersama umat setempat, termasuk anak-anak sekolah. Setelah beristirahat sejenak di sekitar kapela, para mahasiswa kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok katekese sesuai kategori peserta dan wilayah KUB yang ada di lingkungan tersebut.

Katekese bagi anak-anak SD, SMP dan SMA termasuk THS/THM dipusatkan di Kapela Oelnitep. Sementara itu, katekese bagi umat dewasa dilaksanakan di berbagai KUB yang tersebar di wilayah lingkungan tersebut. Pada sore hari, umat menjemput para mahasiswa untuk bersama-sama menuju lokasi katekese di masing-masing KUB.

Beberapa mahasiswa mengungkapkan pengalaman mereka selama memimpin katekese bersama umat. Elisabet Agita Tae menilai umat cukup antusias mengikuti katekese. Menurutnya, sikap umat yang mendengarkan dengan baik menunjukkan bahwa materi katekese dapat dipahami. Falensia Mince Manek mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali memimpin katekese seorang diri. Namun, ketika kegiatan berlangsung, ia merasa lebih percaya diri dan mampu membawakan katekese dengan baik meskipun masih perlu belajar dalam menanggapi pengalaman iman umat.

Maria Antreda Luruk yang memimpin katekese bersama anak-anak menilai kegiatan tersebut sangat penting untuk menanamkan iman sejak dini. Menurutnya, pendekatan yang kreatif dan penuh kasih membuat anak-anak lebih mudah memahami nilai-nilai iman. Sementara itu, Marsedis Silab menambahkan bahwa umat di KUB sangat aktif terlibat dalam katekese. Ia juga mengungkapkan kegembiraannya dapat memimpin kegiatan SEKAMI bersama anak-anak serta mengikuti pertandingan persaudaraan bersama umat.

Basilia Abuk yang mendampingi siswa SMP mengatakan bahwa anak-anak sangat aktif bertanya dan menjawab pertanyaan. Menurutnya, suasana katekese berlangsung ceria karena para peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Sementara itu Veronika Usnaat yang melayani di KUB St. Sisilia mengaku senang dapat hadir di tengah umat dan berdialog tentang pengalaman iman mereka. Ia melihat adanya keterbukaan umat untuk berbagi pengalaman hidup yang kemudian menjadi bahan refleksi bersama.

Sementara itu, Ermalinda Lon yang berkatekese di wilayah Oelbosen menuturkan bahwa umat aktif berbagi pengalaman hidup ketika merefleksikan kisah Santa Monika. Bahkan dalam rencana aksi nyata, umat bersama OMK berkomitmen untuk membersihkan rumput liar di sepanjang jalan kampung mereka.


Antusiasme Umat

Kehadiran mahasiswa juga mendapat tanggapan positif dari umat. Yan Bukifan mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa membawa semangat baru bagi umat dalam menghidupi iman. Menurutnya, cara mahasiswa membawakan katekese juga mudah dipahami.

Hal senada disampaikan Anita Besa yang menilai katekese kali ini diikuti lebih banyak umat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.

Lery Kono, guru agama Katolik yang tinggal di Oelbosen, mengungkapkan bahwa mahasiswa menunjukkan pembawaan diri yang baik dan langkah-langkah katekese yang jelas. Ia menilai kegiatan tersebut membantu umat semakin menyadari pentingnya doa dan kesetiaan dalam hidup beriman, terutama dalam persiapan menyambut Tri Hari Suci.

Misa, SEKAMI dan Pertandingan Persaudaraan

Selain kegiatan katekese, para mahasiswa juga mengikuti perayaan Ekaristi bersama umat pada Minggu Prapaskah III di Kapela Oelnitep. Setelah misa, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan SEKAMI bersama anak-anak yang dipimpin oleh para mahasiswa di depan kapela. Kegiatan lain yang dilakukan yakni para suster mengunjungi rumah-rumah umat lanjut usia untuk memberikan Komuni Kudus bagi mereka yang tidak dapat hadir di kapela.

Kegiatan kebersamaan juga diwarnai dengan pertandingan persaudaraan antara mahasiswa dan umat setempat, yakni pertandingan voli putri dan futsal putri yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.


Harapan Ketua Lingkungan

Ketua Lingkungan St. Alexander Oelnitep, Yohanes Falo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para mahasiswa yang membantu pelaksanaan katekese di berbagai KUB.

Ia berharap para mahasiswa dapat kembali pada pertemuan berikutnya untuk melanjutkan katekese APP dengan tema-tema yang akan datang dalam masa Prapaskah.

“Kehadiran mahasiswa sangat membantu umat dalam pembinaan iman. Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Tag