• Hari ini: August 10, 2026

WARISAN YANG HIDUP

10 August, 2026
66

WARISAN YANG HIDUP

=KU=

 

Suatu hari,

Rumahmu akan menjadi

Milik orang lain

Pohon yang kau tanam

Akan memberi teduh

Kepada wajah-wajah

Yang tak pernah kau kenal

Batu tempat engkau duduk

Akan diam menyaksikan

Musim yang lain

 

Dan namamu, perlahan

akan berubah menjadi cerita

 

Begitulah waktu

Ia tidak pernah mencuri

Ia hanya meminta kembali semua

Yang kita kira milik kita

 

Lalu, apa yang tersisa?

Bukan rumah. Bukan ladang. Bukan emas

Bukan pula nama yang dipahat di atas batu

Yang tersisa adalah cara seseorang merasa

Setelah bertemu denganmu

 

Apakah ia pulang dengan hati yang lebih ringan?

Apakah ia percaya bahwa

Dunia belum sepenuhnya kehilangan kebaikan?

Apakah ia menemukan keberanian untuk mengampuni?

Untuk kembali? Untuk memulai lagi?

 

Mungkin, itulah sebabnya

Orang-orang bijaksana lebih sibuk

menghidupi manusia daripada menanam kekuasaan

Sebab pohon hanya memberi bayangan

Tetapi manusia yang hatinya pernah disentuh

akan menjadi teduh bagi zaman

 

Aku pernah melihat seorang tua

Menutup pintunya setelah semua tamu pulang

Rumah itu sunyi

Api tinggal bara

Tak ada tepuk tangan

Tak ada pujian

Tak ada nama yang diumumkan

Namun wajahnya damai

Saat itu aku mengerti

Barangkali kebahagiaan

Bukanlah ketika dunia mengenal kita

Melainkan ketika seseorang yang nyaris kehilangan harapan

Diam-diam, menemukan alasan untuk tetap hidup

karena pernah bertemu dengan kita

 

Maka, janganlah terlalu sibuk

Membangun sesuatu yang lebih tinggi daripada langit

Bangunlah sebuah hati

Yang membuat orang lain

tidak takut menjadi dirinya sendiri

 

Karena pada akhirnya

Setiap manusia akan meninggalkan dunia

Dengan tangan kosong

Tetapi tidak seorang pun

Pernah benar-benar pergi

Selama masih ada

Satu hati yang menjadi lebih baik

Karena kehadirannya

 

Barangkali, itulah satu-satunya warisan

Yang tidak dapat dibakar oleh api

Ditelan oleh tanah

Atau dilupakan oleh waktu

***Pagi ceria usai panas awal Agustus 2026, cerita dari padang sebelah hutan. Hai atoen pah meto kai.

Tag