ALTAR LUKA
(Kis 2:42–47; Yoh 20:19–31)
Setiap manusia memulai hidupnya dari satu tempat yang
tersembunyi: rahim. Rahim itu gelap, tertutup, tidak terlihat. Namun justru di
sanalah kehidupan dibentuk.
Rahim bukan ruang terbuka, tetapi ruang tertutup yang penuh
kasih. Tidak ada yang bisa masuk sembarangan, namun di dalamnya, kehidupan
bertumbuh secara misterius.
Di situlah kita belajar satu hal mendasar, tidak semua yang
tertutup itu mati, ada yang justru sedang dilahirkan.
Dalam Yohanes 20: ruang terkunci seperti Rahim, tertutup,
sunyi, penuh ketakutan, namun Tuhan hadir. Dalam Kisah Para Rasul 2: dari ruang
tertutup itu lahir kehidupan baru: persekutuan. Maka, apa yang tampak seperti
akhir, bisa menjadi awal yang tersembunyi.
Kerahiman Ilahi bukan konsep. Tuhan tidak menutup luka. Ia
mengolahnya seperti rahim yang melahirkan hidup.
1. Tuhan Masuk ke Rahim Ketakutan Kita (Yoh 20:19)
Pintu terkunci. Hati mengecil. Harapan seperti mati. Itu
bukan sekadar ruangan, itu rahim dari ketakutan manusia.
Namun tiba-tiba, Yesus berdiri di tengah. Ia tidak menunggu
dibukakan pintu. Ia masuk dan mengubah suasana itu. Maka yang terjadi, ruang
ketakutan berubah menjadi rahim kehidupan baru.
Kerahiman bukan karena kita siap, tetapi karena Tuhan berani
masuk ke dalam ketidaksiapan kita.
2. Luka: Tempat Kehidupan Baru Dibentuk (Yoh 20:20.27)
Yesus menunjukkan luka-Nya. Bukan untuk disembunyikan, tetapi
untuk disentuh. Luka itu seperti rahim, terbuka, rentan tetapi penuh kehidupan.
Dalam iman Kristen, luka bukan
akhir cerita, tetapi ruang di mana kasih bekerja paling dalam. Luka menjadi tempat
kasih bertumbuh. Luka menjadi jejak pengorbanan. Luka menjadi pintu pengenalan
akan Allah.
Maka yang berubah bukan lukanya, tetapi maknanya: dari
penderitaan menjadi sumber kehidupan.
3. Damai: Kehidupan Baru Yang Dilahirkan (Yoh 20:21–23)
“Damai sejahtera bagi kamu.” Damai itu lahir saat luka masih
ada, seperti bayi lahir dari rahim yang belum “sempurna”. Rahim yang belum
sempurna artinya ruang yang sedang berproses, di dalamnya ada ketegangan,
tekanan, bahkan rasa sakit. Namun justru melalui proses itu, kehidupan
dilahirkan. Bukan karena semuanya sudah baik tetapi justru Ketika semuanya
belum selesai, Tuhan mulai melahirkan sesuatu yang baru.
Roh Kudus dihembuskan, seperti napas pertama kehidupan. Artinya,
dari luka, Tuhan melahirkan hidup yang baru. Kerahiman bukan sekadar menghibur,
tetapi melahirkan kembali manusia.
4. Dari Rahim Luka Lahir Komunitas (Kis 2:42–47)
Apa yang lahir dari pengalaman ini? Sebuah kehidupan
bersama: berbagi, bersekutu, hidup tanpa takut kehilangan. Ini bukan kebetulan,
ini kelahiran. Komunitas adalah “anak” dari pengalaman kerahiman. Maka, luka
yang diolah dalam Tuhan, melahirkan kehidupan bersama.
5. Tomas: Menyentuh, Lalu Dilahirkan Dalam Iman (Yoh
20:24–29)
Tomas ragu. Tomas tidak percaya tetapi ia jujur. Yesus tidak
menolak. Ia mengundang: “Sentuhlah atau taruhlah jarimu di sini.” Itu bukan
sekadar pembuktian. Itu adalah pengalaman kelahiran iman.
Dari sentuhan itu, Tomas berubah, dari ragu menjadi percaya,
dari jauh menjadi dekat. “Ya Tuhanku dan Allahku!”
Maka iman adalah kelahiran baru yang lahir dari perjumpaan
dengan luka.
6. Altar Luka: Tempat Kelahiran Hidup Baru
Altar luka. Tempat di mana luka
tidak disembunyikan tetapi dibuka, kerapuhan tidak ditolak tetapi diterima, hidup
tidak dihentikan tetapi dilahirkan kembali. Di altar ini, apa yang terluka tidak
mati tetapi melahirkan.
Maka, mulai dari sini, jangan buru-buru menutup luka, izinkan
Tuhan bekerja di dalamnya dan percayalah: proses itu mungkin gelap, tetapi
sedang membentuk hidup
Ingat: tidak semua yang sakit harus segera dihilangkan, ada
yang perlu diolah untuk melahirkan sesuatu yang baru.
Yesus tidak datang menghapus luka. Ia masuk ke dalamnya, seperti kehidupan masuk ke dalam rahim. Dan dari sana, ia melahirkan damai, iman dan Gereja. Luka yang kau anggap akhir, bisa menjadi rahim, di mana Tuhan sedang membentuk kehidupan yang baru.
Tag
Berita Terkait
KERAJAAN ALLAH HADIR DALAM DIRI ORANG BERIMAN YANG MENYENANGKAN HATI TUHAN DALAM DIRI SESAMANYA.
ALLAH DALAM YESUS JAMIN KESELAMATAN KITA. IKUT YESUS BERARTI MENCINTAI ALLAH SEBAGAI YANG PERTAMA
MELALUI IMAN KEPADA YESUS KRISTUS KITA SEMUA BAIK YANG HIDUP PUN MENINGGAL BERHARGA DI MATA ALLAH
PERBUATAN BAIK SELALU BERKENAN DAN TUHAN AKAN MEMBERIKAN GANJARAN-NYA. BERJUANGLAH BERBUAT BAIK
Tag
Arsip
Kue Pelangi Menakjubkan Terbaik
Final Piala Dunia 2022
Berita Populer & Terbaru
Jajak Pendapat Online