BELAJAR
MENDENGAR LEBIH DALAM
(Kis
1:14a.36-41; 1Ptr 2:20b-25; Yoh 10:1-10)
Minggu Panggilan mengingatkan kita: Tuhan masih memanggil. Bukan jauh.
Bukan nanti. Tetapi di sini. Hari ini. Dalam hidup kita yang sederhana.
Tuhan memanggil kita, marilah kita merenungkan bersama Sabda Tuhan hari
ini
1.
Tuhan sering bicara lewat hati yang terusik
Kita marah, lalu gelisah. Kita salah, lalu tidak tenang. Kita
lihat orang susah, tapi hati tidak diam. Itu bukan sekadar perasaan. Itu Tuhan
sedang mengetuk dari dalam. Ia tidak menjatuhkan. Ia membangunkan. “Hati mereka
sangat terharu.” (Kis 2:37). Belajar mendengar lebih dalam.
2.
Panggilan tidak selalu lembut, kadang menantang
Mengikuti Tuhan tidak selalu enak. Kadang harus tahan diri.
Kadang harus berani berubah. Ada suara kecil: “Ikut Aku… walau tidak mudah.” Jangan
cepat lari dari suara itu. “Supaya kamu mengikuti jejak-Nya.” (1Ptr 2:21). Belajar
mendengar lebih dalam.
3.
Tuhan hadir di tempat yang biasa
Di rumah sederhana. Di kebun kering. Di jalan yang kita
lewati tiap hari. Tuhan tidak jauh. Ia hadir dalam luka, kerja, tugas dan
harapan kita. “Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” (1Ptr 2:24). Belajar
mendengar lebih dalam.
4. Suara
Tuhan itu akrab, bukan asing
Seperti suara mama
yang kita kenal. Seperti panggilan gembala kepada ternaknya. Tuhan juga
memanggil kita-dengan nama kita. Suara-Nya lembut, tapi nyata. Hanya hati yang
tenang bisa menangkapnya. “Ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut
namanya.” (Yoh 10:3). Belajar mendengar lebih dalam.
5. Panggilan
selalu membawa kita pada kebersamaan
Tidak ada panggilan
untuk hidup sendiri. Kita dipanggil untuk berjalan bersama. Saling menguatkan. Saling
menjaga. Saling mengangkat saat jatuh. “Mereka memberi diri dibaptis dan hidup
bersama.” (Kis 2:41). Belajar mendengar lebih dalam.
6. Jalan
sudah dibuka, tinggal kita melangkah
Kita sering tunggu
tanda besar. Padahal Tuhan sudah buka jalan. Ia sudah berdiri di depan kita. Tinggal
kita mau percaya dan masuk. “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia
akan selamat.” (Yoh 10:9). Belajar mendengar lebih dalam.
Panggilan
Tuhan tidak selalu terdengar keras, tetapi selalu hadir setia-di hati yang
terusik, di hidup yang sederhana, dan di langkah kecil yang berani kita ambil. Panggilan Tuhan bukan soal
suara yang lebih keras, tetapi hati yang berani tinggal dan mendengar sampai
akhirnya taat melangkah.
(Renungan Hari
Minggu Paskah IV, Hari Minggu Panggilan, Kapela Oelnitep, 26 April 2026, KU)
Tag
Berita Terkait
KERAJAAN ALLAH HADIR DALAM DIRI ORANG BERIMAN YANG MENYENANGKAN HATI TUHAN DALAM DIRI SESAMANYA.
ALLAH DALAM YESUS JAMIN KESELAMATAN KITA. IKUT YESUS BERARTI MENCINTAI ALLAH SEBAGAI YANG PERTAMA
MELALUI IMAN KEPADA YESUS KRISTUS KITA SEMUA BAIK YANG HIDUP PUN MENINGGAL BERHARGA DI MATA ALLAH
PERBUATAN BAIK SELALU BERKENAN DAN TUHAN AKAN MEMBERIKAN GANJARAN-NYA. BERJUANGLAH BERBUAT BAIK
Tag
Arsip
Kue Pelangi Menakjubkan Terbaik
Final Piala Dunia 2022
Berita Populer & Terbaru
Jajak Pendapat Online